Sunday, January 19, 2025
logo-mistar
Union
SAINS & TEKNOLOGI

Puluhan Kerangka Manusia Berusia 5.000 Tahun Ditemukan, Ada yang Berpelukan

journalist-avatar-top
By
Monday, October 30, 2023 14:48
4
puluhan_kerangka_manusia_berusia_5000_tahun_ditemukan_ada_yang_berpelukan

puluhan kerangka manusia berusia 5000 tahun ditemukan ada yang berpelukan

Indocafe

MISTAR.ID

Para arkeolog menemukan kerangka manusia berusia 5.000 tahun di Skotlandia. Ada puluhan kerangka manusia yang terkubur. Dari banyaknya kerangka, ditemukan pula kerangka yang berpelukan.

Lokasi pasti penemuan makam ini masih dirahasiakan, tetapi dokumentasi pertama mengenai keberadaannya muncul pada abad ke-19. Penemuan ini awalnya dilakukan oleh seorang anak petani yang menjelajahi wilayah Kepulauan Orkney, sebuah kepulauan di lepas pantai timur laut Skotlandia.

Pada tahun 2020, Hugo Anderson-Whymark, seorang kurator senior prasejarah awal di Museum Nasional Skotlandia, menemukan kembali artikel tersebut ketika melakukan penelitian arsip.

Penelitian ini dimulai pada musim panas 2023. Penemuan terbaru menjadi petunjuk yang mengarah ke sebuah lokasi yang ditumbuhi rumput dengan tanah berbukit.

Baca juga: Ditemukan Kerangka Manusia yang Dicor di Dalam Drum

Makam ini disebut Chamber Cairn. Di lokasi tersebut, para arkeolog melakukan penggalian dan menemukan makam berdiameter 15 meter yang dibangun dengan dinding batu.

Makam ini diyakini sebagai prasasti rekayasa Neolitik yang dibangun sekitar tahun 3000 SM. Diketahui dari berbagai sumber, Senin (30/10/23), penemuan ini terkait dengan teknik konstruksi corbelled.

“Orang-orang Neolitik membangun dinding batu dengan rincian yang cermat,” jelas seorang arkeolog.

Di bagian bawah makam, para arkeolog menemukan enam ruangan yang memuat 14 kerangka manusia, termasuk dua kerangka yang tampak sedang berpelukan.

Baca juga: Temuan Kerangka Manusia di Gedung Walet Diduga Bukan Pelaku Pencurian

“Meskipun tampaknya mereka memiliki hubungan erat, penelitian lebih lanjut dan analisis DNA diperlukan untuk mengidentifikasi setiap kerangka dan menentukan apakah mereka berkerabat atau tidak,” tutupnya. (mtr/hm20)

journalist-avatar-bottomRedaktur Elfa Harahap